Putussibau, 2 April 2020. Menindaklanjuti surat edaran Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor : SE.1/MENLHK/SETJEN/SET.1/3/2020 tanggal 15 maret 2020 tentang pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kementerian LHK dan Surat edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian LHK Nomor : SE.3/KSDAE/SET/PEG.1/3/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap penyebaran dan penularan virus Corona (COVID-19), maka Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum resmi menutup sementara Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) dikawasan Taman Nasional Betung Keriuhun dan Taman Nasional Danau Sentarum (Tana Bentarum) sejak 20 Maret 2020 sampai dengan 2 april 2020.
Semujan, 22 Juli 2023 – Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (Tana Bentarum) bekerjasama dengan Fakultasi Kehutanan dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan pengambilan sampel spesimen biologis bagian satwa dari 3 individu Lutung Sentarum (Presbytis chrysomelas ssp.cruciger) di Kaki Bukit Semujan, kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS). Kegiatan yang merupakan bagian dari Studi Bioekologi dan Konservasi Lutung Sentarum di TNDS ini adalah untuk memastikan karakteristik DNA dari Lutung Sentarum dengan mengambil sampel spesimen biologis bagian satwa berupa darah, rambut dan kuku. Satwa yang menjadi sampel kegiatan ini terdiri dari 1 individu berjenis kelamin Jantan dan 2 individu berjenis kelamin Betina yang ditangkap menggunakan perangkap tradisional sehingga tidak membahayakan satwa tersebut.
Tim pengambilan sampel ini terdiri dari Tim Balai Besar Tana Bentarum, Tim Peneliti IPB, Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Kehutanan Yogyakarta (BBPSIK Yogyakarta), BKSDA Kalimantan Barat, Sintang Orangutan Center (SOC), perangkat desa serta masyarakat setempat dengan total personil yang ikut 20 Orang. Pelaksanaan pengambilan sampel dilakukan di kaki Bukit Semujan, wilayah kerja Resort Lupak Mawang, Seksi PTN Wilayah V Selimbau, BPTN Wilayah III Lanjak selama 2 (dua) hari mulai dari tanggal 21 s.d 22 Juli 2023. Satwa yang akan diambil sampel sebelumnya dilakukan pembiusan terlebih dahulu, baru kemudiaan dilakukan pengambilan data morfometri (berat badan, panjang badan, panjang ekor, lingkar dada), pengambilan sampel darah, bulu/rambut dan kuku serta pengambilan foto gigi untuk mengetahui umur satwa. Total sampel yang diambil sebanyak 18 sampel yang akan dibagi 2, dimana setiap bagian dikirim ke Laboratorium Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Kehutanan Yogyakarta dan Laboratorium Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) IPB. Setelah seluruh rangkaian pengambilan sampel terkumpul, Lutung Sentarum langsung dilepasliarkan kembali ke habitatnya.
Dr. Ir. Nyoto Santoso, MS selaku Kepala Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata-Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB berharap dengan pengambilan sampel ini bisa mendapatkan data utuh terhadap bioekologi termasuk genetiknya, sehingga data informasi tersebut bisa digunakan oleh pengelola maupun oleh para peneliti Indonesia karena Lutung Sentarum ini merupakan kekayaan sumber daya hayati yang ada di Indonesia. Selanjutnya perwakilan dari TaNa Bentarum yang ikut dalam kegiatan ini, Syarif M. Ridwan menyampaikan bahwa TaNa Bentarum sangat mendukung terhadap Studi Bioekologi dan Konservasi Lutung Sentarum di TNDS. Harapannya keberadaan spesies yang merupakan temuan baru di TNDS ini dapat menjadi satwa prioritas nasional serta didorong menjadi satwa yang dilindungi undang-undang untuk menjaga kelestariannya”.
Secara terpisah Kepala Balai Besar TNBKDS. Wahju Rudianto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konservasi jenis dan genetik satwa liar di kawasan TN Danau Sentarum. Kedepan kegiatan ini menjadi langkah awal bagi BBTNBKDS untuk menyusun grand design bagi penelitian lutung sentarum dalam skala yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Vega, 29 Februari 2020 – Pada Kegiatan aksi bersih sampah di Desa Vega Kecamatan Selimbau, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) menyerahkan bantuan tong sampah ke setiap RT di Desa Vega, yang terdiri dari tong sampah untuk sampah organik dan tong sampah untuk sampah anorganik.
Vega, 29 Februari 2020 – Dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia dan Hari Peduli Sampah Nasional, Manggala Agni Brigdalkarhut Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) terlibat langsung dalam acara Aksi Peduli Sampah yang diselenggarakan di Desa Vega Kecamatan Selimbau. Pada kesempatan ini Anggota Manggala Agni mendemonstrasikan cara pengolahan sampah plastik menjadi BBM dan Paving Block.
Vega, 29 Februari 2020 – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional dan Hari Lahan Basah Dunia, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) mengadakan kegiatan aksi bersih sampah dan olah sampah di kawasan Ramsar Site Taman Nasional Danau Sentarum dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan memberikan pengetahuan bagi masyarakat terkait nilai ekonomi dari sampah yang diolah.
Padua Mendalam , 27 Februari 2020 – Resort Nanga Hovat berada di bawah Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Padua Mendalam, Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Kedamin, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TNBKDS) yang mengelola dan menjaga Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) di perhuluan Sub DAS Mendalam dengan luasan mencapai ± 97.795 ha.
Dengan luasan yang mencapai puluhan ribu hektar tersebut, dengan jumlah personil yang terbatas merupakan kendala yang dihadapi dalam kegiatan perlindungan dan pengamanan kawasan. Peran keterlibatan masyarakat mutlak diperlukan dalam pola pengamanan kawasan, hal ini mendasari dibentuknya Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Resort Nanga Hovat beberapa tahun silam.

Tanjung Lokang, 21 Februari 2020. Bertempat di Balai Adat Desa Tanjung Lokang, Kecamatan Putussibau Selatan, Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) bersama DRK (Desk Resolusi Konflik) Kapuas Hulu melakukan sosialisasi pengelolaan Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) kepada masyarakat Desa Tanjung Lokang. Kegiatan ini dihadiri hampir 50 orang yang terdiri dari Tim DRK, Balai Besar TaNa Bentarum, perangkat desa, perangkat adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat.

Pulau Tekenang, 4 Februari 2020 – Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melakukan kunjungan kerja ke kawasan Taman Nasional Danau Sentarum. Dalam kunjungan kerja tersebut, rombongan Komite III DPD RI sebanyak 11 anggota menilik keindahan Pulau Tekenang yang merupakan salah satu Pulau wisata unggulan di dalam kawasan Taman Nasional Danau Sentarum.
Kedatangan rombongan DPD RI ini didampingi langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, FORKOPIMDA Kabupaten Kapuas Hulu dan 6 anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu yang turut mengelilingi Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu khususnya ke wilayah Taman Nasional Danau Sentarum dan mengadakan pertemuan langsung dengan pihak Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum di Guest House Resort Tekenang.
Download Panduan Download Form/Template

Putussibau 15 Agustus 2019. Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Kapuas Hulu bekerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum dalam pemberian materi konservasi kepada para peserta yang mengikuti Kemah Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019. Kegiatan kemah yang berlangsung selama 5 hari ini diikuti oleh 590 anggota yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu. Melalui pembinaan generasi muda di Kemah Pramuka yang diberikan materi tentang konservasi ini diharapkan dapat tersampaikannya pesan-pesan konservasi kepada generasi milenial.
Kakak Syarif M Ridwan yang juga sebagai Pengendali Ekosistem Hutan Balai Besar TaNa Bentarum memberikan materi Pendidikan Lingkungan dan Pengenalan tentang Taman Nasional menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program Balai Besar dalam penyadartahuan masyarakat terutama generasi milenial akan konservasi. “Secara rutin kita sudah membina Saka Wanabakti, dan ini wujud kerjasama yg baik antara Kwarcab dengan Balai Besar, harapannya kedepan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut”, pungkas Syarif.