
Putussibau, 13 Mei 2020. Tim Bidang Teknis Konservasi Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TaNa Bentarum) dengan personil Bidang Pengelolaan Taman Nasional (PTN) Wilayah III Lanjak melakukan monitoring fungsi untuk mendukung rencana evaluasi zonasi pengelolaan di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS). Fokus lokasi kegiatan terbagai dalam 4 wilayah, dimana wilayah Resort Lupak Mawang, Resort Semangit, Resort Sepandan dan Resort Pulau Majang menjadi skala prioritas kegiatan. Target prioritas ini didasarkan atas adanya data dan informasi dari para pemangku kawasan di tingkat tapak, dimana seiring waktu telah terjadinya beberapa perubahan dalam zona pengelolaan di wilayah kerjanya.


Mensiau, 11 Maret 2020. Melibatkan masyarakat sebagai subyek pengelolaan merupakan salah satu cara meningkatkan kelola kawasan konservasi yang dikemukakan oleh Direktur Jenderal KSDAE Ir. Wiratno, M.Sc. Dalam hal ini Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (Tana Bentarum) selalu aktif berperan melibatkan masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu contohnya yaitu kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pada desa penyangga Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) di Desa Mensiau Kecamatan Batang Lupar Kapuas Hulu. Sejak tahun 2017, Balai Besar Tana Bentarum telah memberikan bantuan ternak babi pada kelompok tani Tangga Seribu Desa Mensiau sebanyak 59 ekor, dan hingga akhir pemeriksaan pada bulan Februari 2020 ternak babi pada kelompok tersebut bertambah hingga mencapai 86 ekor. Melihat potensi yang terus berkembang, kali ini Balai Besar Tana Bentarum menggandeng Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu untuk melakukan pemeriksaan kondisi ternak babi pada kelompok tani Tangga Seribu Desa Mensiau.