Putussibau, 24 September 2018. Saka Wanabakti Kapuas Hulu binaan Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun (Tana Bentarum) dan stakeholders memberikan contoh kepada masyarakat Kota Putussibau dan sekitarnya untuk peduli sampah. Hal ini didukung penuh oleh sekitar 214 peserta aksi dari Tana Bentarum, Ketua Mabi Saka, Ketua/Pamong/ Anggota Saka Wanabakti Kapuas Hulu, Saka Bhayangkara Kapuas Hulu, Saka Kalpataru, Saka Bhakti Husada, Kwarcab Putussibau, Kwarran Putussibau Selatan, Tim Reaksi Cepat Kapuas Hulu, SMAN 1 Putussibau, SMAN 2 Putussibau, SMA Muhammadiyah Putussibau, MAN 1 KH, SMK 1 Putussibau, SMK 2 Putussibau, SMA Kristen Setia, SMA Karya Budi dan Tagana Kapuas Hulu membersihkan sampah yang berserakan di Terminal Bus Putussibau, Pasar Merdeka, Pasar Pagi dan Taman Alun, Terminal Aliran Sungai Kapuas Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (23/9). Menurut Ketua Saka Wanabakti Cabang Kapuas Hulu, Ardi Andono, gerakan peduli sampah ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara dalam rangka World Clean Up Day Tahun 2018 yang telah dimulai dari Jumat (21/9).